Recent Posts

Kamis, 15 Januari 2015

Karena Sang Rubah




Datang bersama sang cerah
Tanpa ada rasa salah
Seperti seekor rubah
Kau selalu mencari celah

Kau ciptakan sebuah permainan
Memaksaku untuk dapat berperan
Berbicara dalam lamunan
Menghilang di telan angan



Tanpa ada rasa ragu
Kau ungkapkan bangga akan bohongmu
Dengan bahasa kalbu
Menyentuh, hingga membuatku patuh akan luluh

Apakah Aku bodoh?
Masih tersesat dalam lorong ceroboh
Bosan akan lelah
Kini berada di puncak pasrah

Lebih baik ku pergi
Pergi menjemput sang mentari
Mengikuti alur pasti
Menemukan yang lebih baik lagi, sang hati.

0 komentar:

Poskan Komentar